Advetorial Fokus Kab Ciamis Politik

Pembagian Beras Rasta bukan merupakan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan

Kab Ciamis, fokupriangan.com – Panwaslu Kab Ciamis gelar jumpa pers rillis yang digelar di salah satu hotel di Kab Ciamis kamis kemarin (29/03/2018).

Terkait Pelanggaran Rekapitulasi yang sudah di tangani bahkan sudah di Laporkan ke Bawaslu Provinsi.

Uce Kurniawan ketua Panwaslu Kab Ciamis menyampaikan, Kasus Total Pelanggaran yang sudah di tangani ada 19 Kasus, di antaranya 5 Pelanggaran Administrasi, 1 Pelanggaran Aparatur Sipil Negara, 4 Pelanggaran Kepala Desa, 3 Pelanggaran Perangkat Desa, dan yang ke 6 di antaranya bukan Pelanggaran Pemilihan,” Ucapnya.

Lanjut Uce, Laporan dengan No Regitrasi 04/LPPB/KAB/13/14/3/2018 Tentang dugaan Pelanggaran yang dilakukan Ketua RT 005 RW 03 Dusun Ganda Pura Desa Janggala Kecamatam Cidolog yang di duga melakukan penggiringan masyarakat terhadap Paslon No Urut 2 sebagai info awal yang di jadikan temuan dengan No Registrasi 010TM/PB/KAB/III/2018 bahwa Saksi Pelapor bukan orang yang melakukan, mendengar dan mengetahui peristiwa secara langsung, tetapi mengetahui dari orang lain yang identitasnya tidak di beritahukan,” Tuturnya.

Uce juga menambahkan, dari segi barang bukti tidak ada Dokumentasi pada saat peristiwa pembagian Beras Rasta dan penggiringan terhadap salah Paslon No Urut 2 dikatakan Terlapor, bahwa tidak ada persesuaian petunjuk di antara saksi pelapor dan saksi saksi lainnya, selain liplet yang di bagikan terdapat stiker calon gambar lain Paslon No Urut 1 DR Herdiat dan Yana D Putra di rumah terlapor.

Temuan dengan No Regitrasi 010TM/PB/KAB/13/14/III/2018, dalam program Pemerintah dalam pembagian Beras Rasta bukan merupakan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilihan, karena tidak memenuhi unsur unsur Pasal yang di sangkakan, syarat saksi pelapor tidak terpenuhi, karena pelapor bukan bagian terjadinya peristiwa, karena pelapor tidak melihat, tidak mendengar dan tidak mengetahui secara langsung pembagian Beras Rasta tersebut, dilihat dari segi barang bukti tidak ada Dokumentasi ketika peristiwa terjadi, namum Dokumentasi yang ada merupakan Dokumentasi setelah peristiwa itu terjadi, tidak ada persesuaian antara saksi pelapor dan saksi saksi lainnya, adanya keberadaan stiker Paslon No Urut 1 Dr Herdiat dan Yana D Putra,” Pungkasnya.

Panwaslu, Kepolisian dan Kejaksaan Putuskan bahwa pembagian Beras Rasta tersebut tidak ada unsur Tindak Pidana Pelanggaran Pemilih, dan Dugaan penggiringan Paslon No Urut 2 tersebut tidak terbukti kebenarannya,” Pungkasnya. ( Tony )

Flag Counter