Beranda Advetorial Alun-Alun Kota Tasikmalaya Menjadi Ajang Favorit Ngabuburit Warga

Alun-Alun Kota Tasikmalaya Menjadi Ajang Favorit Ngabuburit Warga

505
0

Kota Tasik, fokuspriangan.com – Ada suatu tradisi masyarakat Jawa Barat saat bulan puasa tiba, tradisi tersebut biasa dikenal dengan nama Ngabuburit yang mempunyai arti menunggu waktu berbuka puasa di isi dengan jalan-jalan bersama keluarga di waktu sore hari.

Menginjak hari ke tujuh di bulan puasa, Kota Tasikmalaya pada sore hari tampak ramai pengunjung yang melakukan ngabuburit.

Banyak objek wisata yang ada di Kota Tasikmalaya bertambah fungsinya saat memasuki bulan suci Ramadhan seperti saat ini.

Bicara soal ngabuburit di pusat Kota Tasikmalaya memang terasa amat menyenangkan, banyak tempat yang bisa di jadikan tempat untuk ngabuburit.

Berdasarkan pantauan tim fokuspriangan.com pada hari Rabu sore kemarin ( 23/05/2018 ) ada satu tempat favorit untuk dijadikan destinasi ngabuburit masyarakat yakni Alun-alun Kota Tasikmalaya yang beralamat di Jalan Otto Iskandardinata, Empang Sari, Tawang, Kota Tasikmalaya.

Di tengah taman alun-alun Tasikmalaya terdapat Tugu Mak Eroh dan Abdul Rojak yang menjadi ikon kota. Tugu biasanya berupa pahlawan atau tokoh agama atau seseorang yang dianggap telah berjasa untuk masyarakat luas.

Pemerintah Tasik membangun Tugu Mak Eroh dan Abdul Rojak untuk mengenang perjuangan Mak Eroh dan Abdul Rojak. Keduanya mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan hidup pada masa Pemerintahan Orde Baru. Mak Eroh merupakan seorang petani dari Kampung Pasirkadu, Desa Santana Mekar Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Saat itu usia Mak Eroh 51 tahun, oleh warga sekitar Mak Eroh mendapat julukan wanita bertangan besi. Karena Mak Eroh mampu membuat irigasi pada sebuah gunung cadas selama 45 hari hanya dengan menggunakan balincong dan cangkul.

Demikian halnya dengan sosok Abdul Rojak juga penerima penghargaan di bidang lingkungan. Ia adalah seorang petani di perbukitan, Kampung Pesanggrahan Desa Neglasari Kabupaten Tasikmalaya. Dirinya berjasa karena telah berhasil membuat terowongan pada sebuah bukit untuk mengalirkan air pada sawah warga. Ia menghabiskan dananya sendiri disamping bantuan swadaya masyarakat.

Tugu Mak Eroh dan Abdul Rojak dengan tangan menunjuk sambil memangku bendera yang bertuliskan Kalpataru berdiri dengan kokoh dan menghadap ke arah selatan.

Saat ditemui tim fokuspriangan.com salah seorang pengunjung alun- alun yang bernama Iis warga Cipawitra Mangkubumi Kota Tasikmalaya menuturkan kegiatan ngabuburit ini sering dilakukan bersama keluarga saat menjelang berbuka.

” Tujuan kami sekeluarga ngabuburit ke alun-alun ini selain untuk berjalan- jalan, mencari jajanan untuk berbuka puasa juga untuk mengenalkan sejarah tugu tokoh siapa yang ada di tengah taman alun-alun Tasikmalaya,” katanya.
( H.Amir )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here