Beranda Advetorial KPUD Kota Tasik gelar rapat Teknis Ketentuan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta...

KPUD Kota Tasik gelar rapat Teknis Ketentuan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Penghitungan Suara

86
0

Kota Tasik, fokuspriangan.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tasikmalaya gelar rapat Teknis Ketentuan Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Penghitungan Suara Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. bertempat di Kantor KPUD Kota Tasikmalaya Sabtu Siang (23/06/2018 ).

Dalam kesempatan itu Hadir,
Dr. Ade Zaenul Muttaqin, M.Ag selak Ketua KPU Kota Tasikmalaya
Ade Kurnia, SH Anggota KPU Kota Tasikmalaya, H. Bambang S. Setyawan, SH anggota KPU Kota Tasikmalaya,
Ijang Jamaludin, S.Sy Anggota Panwaslu Kota Tasikmalaya, Dian Susila PaOps Polres Tasikmalaya Kota, Suparto Tim Hasanah, Hilman Wiranata Tim Rindu,
H. Dayat Mustofa, S.Ip Tim 2DM,
Jeni Jayusman Tim Asyik, Drs. Slamet Sekretaris KPU Kota Tasikmalaya, yang seluruhnya berjumlah kurang lebih 25 orang.

Dalam sambutanya ketua KPUD Kota Tasikmalaya Dr. Ade Zaenul Muttaqin, M.Ag menyampaikan,
Ada beberapa hal yang harus kami sampaikan terkait teknis karena beberapa hari lagi kita akan melaksanakan pungut hitung Pilgub Jabar 2018. Suksesnya Pilgub tidak lepas dari peran semua pihak terutama Paslon dan Tim Kampanye (Saksi)
Berkaitan dengan saksi, ada ketentuan sesuai edaran dari KPU Provinsi serta, logistik dan perkembangannya,” Ucapnya.

Lanjut Ade Jaenul, mohon kepada tim kampanye agar segera menertibkan APK di hari tenang dan apabila belum ditertibkan juga makan kami mohon pengertian tim kampanye bahwa penertiban akan dilakukan oleh Panwas, KPU, Pol PP dan pihak pihak yang berwenang. Khusus untuk logistik yang belum Insya Allah sebelum hari H sudah tuntas semua,” Pungkasnya.

Sementara Ijang Jamaludin, S.Sy selaku Anggota Panwaslu Kota Tasikmalaya menyampaikan semuanya yang menyangkut saksi sudah sangat jelas, cuma kami hanya akan memberikan penekanan. Kami berharap saksi bisa memahami aturan aturan yang sudah berlaku.
Kami juga berharap saksi bisa menerima panduan bagi saksi. Ada isu bahwa timses salah satu calon akan mengerahkan 10 saksi per TPS tapi semuanya sudah jelas bahwa saksi hanya dua, satu di dalam dan satu di luar,” Ucapnya.

Lanjut Ijang terkait larangan membawa HP, itu sudah sesuai aturan cuma apabila sampai dilakukan penggeledahan itu tidak etis. Pastikam H-1 mandat saksi sudah diterima oleh KPU,” Ucap Ijang. ( Aspoer/Andi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here