Penutupan TOF 2018 Diisi Dengan Pagelaran Fashion Show

KOTA TASIK, fokuspriangan.com-Rumpun Modeling Dewan Kesenian Tasikmalaya dalam helaran penutupan Tasikmalaya Oktober Festival pada hari Selasa 16/10/2018 menggelar acara peragaan busana.

Kegiatan peragaan busana atau akrab didengar dengan nama fashion show diadakan untuk memeriahkan acara penutupan TOF tahun 2018.

Deni Suargadani ST selaku Bendahara di Dewan Kesenian Tasikmalaya sekaligus koordinator kegiatan modeling di Tasikmalaya Oktober Festival menuturkan kegiatan fashion show ini dimaksudkan untuk memeriahkan penutupan Tasikmalaya Oktober Festival.

“Awalnya menurut jadwal kegiatan fashion show ini diadakan tanggal 14 Oktober sore hari, namun karena pada pagi harinya saat acara helaran budaya, ada beberapa model yang terlibat, karena tidak memungkinkan kalau sorenya secara maraton dilanjutkan dengan fashion show akhirnya kami minta jadwal fashion show diundur saja pada saat acara penutupan. Agar ada warna dalam pagelaran. Untuk modeling yang ikut ada sekitar 50 model dari seluruh agency model yang ada di Kota Tasikmalaya, mulai anak usia dini sampai usia remaja, bagi model yang mengikuti acara ini Insya Allah oleh kami akan diberi penghargaan atas partisipasi mereka dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan dengan adanya fashion show ini yang temanya busana muslim bisa membukakan mata-mata teman-teman yang selama ini hanya memandang sebelah mata untuk modeling karena kami dalam situasi apapun kita bisa,” jelas Deni.

Lanjut Deni, diharapkan ke depannya acara TOF ini dapat lebih dikembangkan lagi, lebih dirangkul lagi seluruh seniman yang ada di Kota Tasikmalaya,

“Kami atas nama seniman Kota Tasikmalaya sangat mengharapkan kepada pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk perhelatan acara Tasikmalaya Oktober Festival tahun depan durasi waktunya dapat ditambah lagi, jangan hanya 4 hari saja, yah minimal satu minggu lah, untuk masalah panggung pun dapat ditambah, hal ini dimaksudkan agar seluruh seniman di Kota Tasikmalaya diberi kesempatan untuk menunjukkan kelebihannya dalam hal seni. Dengan waktu pelaksanaan TOF yang hanya 4 hari dirasa tidak cukup untuk merangkul seluruh seniman Kota Tasikmalaya mengingat untuk kegiatan seni diacara TOF ini digelar mulai jam 15.00. Intinya inilah kami yang ingin sedikit menyumbangkan agar acara TOF dapat berkesan di hati masyarakat Kota Tasikmalaya.,” pungkasnya.

Jurnalis: H.Amir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *