Gara Gara Bujuk Rayuan Sopir Angkot, Gadis Harus Kehilangan Mahkotanya

KAB CIAMIS, fokuspriangan.com – Malang betul nasib Gadis (16), perempuan yang masih berstatus Pelajar disalah satu SMP di Kabupaten Ciamis ini harus kehilangan Mahkotanya gara gara bujuk rayuan maut sopir angkot nol 9 yang berinisial M (49) warga lingkungan Yudanegara Kelurahan Sindangsari Kecamatan Ciamis.

Singkat cerita, Gadis yang sering pergi berangkat pergi ke sekolah sering diantar oleh Tersangka menggunakan jasa angkutannya, ketika Gadis mau membayar ongkos, Tersangka menolaknya dan memberikan tumpangan secara gratis pada Gadis,” Ucap AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH saat jumpa pers, Senin ( 12/11/2018 ).

Karena sering bertemu dan menggunakan angkutannya, Tersangka melakukan kontak melalui telepon pada Gadis untuk melakukan pertemuan, dengan bujuk rayu akan memberikan Uang, alhasil Gadis pun mengiyakan permintaan Tersangka,” Jelas Bismo.

“Ketika sepakat bertemu disalah satu tempat, Tersangka membawa Gadis ke Hutan Mahoni di daerah Cisadap untuk melakukan aksi bejadnya, akhirnya Gadis pun tak berdaya direnggut Kehormatannya oleh si Tersangka.

Atas kejadian tersebut Gadis menceritakan pengalaman pahitnya pada sang nenek, hingga akhirnya sang nenek melaporkan kejadian tersebut pada Polres Ciamis, Polisi pun langsung turun tangan mengamankan M si sopir angkot,” Tutur AKBP Bismo.

“Adapun barang bukti berhasil diamankan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru untuk menjemput Korban, 1 potong kaos lengan panjang warna merah, 1 potong celana jeans panjang warna biru, 1 potong celana dalam warna hijau muda dan 1 potong BH warna coklat.

Atas perbuatannya Pelaku dikenakan pasal 81 ayat (2) jo pasal 76 (e) jo pasal 82 ayat (1) UU No 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara, paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak 5 milyar rupiah,” Tegas Bismo.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH juga menghimbau agar orangtua selalu mengawasi pergaulan anaknya, jangan sampai anak berpergian dari rumah dan janjian dengan orang asing, hal tersebut guna mencegahnya perbuatan yang tidak diingankan pada anak,” Kata Bismo.

Jurnalis : Tony Z

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *