Lingkung Seni Calung Ligar Mekar Sempat Vakum Kini Bangkit Kembali

KAB,TASIK.fokuspriangan.com –
Lingkung seni Calung Ligar Mekar berdiri tahun 1987 yang dirintis oleh keluarga  Didi dan ibu Ijah terdiri group putra dan putri, dahulu group calung Negla namanya dengan personil Didi Odan, Amir, Pendi dan Johan serta sinden ibu Yayah seiring berjalannya waktu group calung Negla tersebut redup ( vakum ) dan para pendirinya meninggal dunia sehingga generasi yang masih ada pasca redupnya group calung yang di rintis oleh satu keluarga itu sunyi kecuali nama odan , Amir, Pendi dan Johan yg masih konsisten, potensi seni masih ada sehingga mereka  bergabung dengan gentra Saluyu serta personil gabungan di Desa Cileles.

” Sebagai pencinta kesenian saya merintis lagi group calung Ligar Mekar di tahun 2013 bertepatan dengan menjabat Kepala Desa sehingga saya konsisten sampai sekarang membawa group calung ligar mekar ini ke berbagai acara warga baik hajatan, imtihan atau setiap peresmian jalan desa Purwasari kita pentaskan mereka untuk menghibur warga setelah selesai pembangunan, ” papar Supendi Supriadi Ketua group Calung Liga Mekar ditemui usai pentas di acara peresmian Kampung literasi dan Inklusif di Desa Sukaraja Senin (03/12/2018).

Tidak hanya pentas di Kampung dan Desa sendiri group Calung ini sudah bisa pentas di luar kecamatan bahkan pernah ke luar kabupaten Garut pentas di acara kp KB kec Banyuresmi kec Papayan Garut. Setelah itu hampir setiap bulan group ligar mekar ini diundang ke acara kenaikan kelas TK, imtihan menyambut Mentri pertanian di pendopo,  acara rakerda kp KB, peresmian kantor desa Banyurasa Sukahening, peresmian hot desa Kuda Depa, hiburan kenaikan kelas TK kuda Depa. Serta pementasan di tingkat kabupaten dan provinsi. Intinya pentas Calung ini bisa menghibur dan bagi pelaku seni nya bisa mendapatkan pemasukan,” ungkapnya.

mudah – mudahan Kami selalu bisa menjaga kekompakan, kesolidan serta bisa berjalan sambil share kepada sesepuh yang dulunya pernah punya group calung dan tetap exis serta bisa berpayung hukum menkumham kedepannya juga bisa berkembang ke bidang seni lain seperti pencak silat, jaipongan dan bisa memiliki sanggar sendiri. Dan Berharap kepada Dinas terkait yang membidangi seni budaya untuk melirik group seni Sunda yang sudah ada legalitas pendirian agar berkembang dan terjamin kesejahteraan nya,” harapnya.

Sampai hari ini calung ligar mekar ini masih berjalan dengan personilnya Odan serta Amir pada vokal dan calung, Herli Dede unik Nugraha Goong, Eman Sule kendang, Pendi Johan vokal, kibor Asep dan sinden Lina Sumarlin, Ai Siti Aisyah juga vokal Egi daskot berkolaborasi dengan pelaku seni calung yang sudah berpengalaman dibingkai group ligar mekar,” pungkasnya.

Jurnalis: Anton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *