Beranda Advetorial Kongkalikong Oknum PNS Dan Oknum Ketua LSM Selewengkan Bantuan Beras

Kongkalikong Oknum PNS Dan Oknum Ketua LSM Selewengkan Bantuan Beras

166
1

KAB CIAMIS, fokuspriangan.com – Sat Reskrim Polres Ciamis menetapkan 2 Tersangka Kasus dugaan Korupsi Bantuan Beras yang disalurkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dengan Kerugian Negara sebesar Rp 262.350.810.

Berdasarkan keterangan Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH di Mapolres Ciamis, (20/12/2018), bahwa kedua tersangka diketahui pegawai PNS Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar berinisial US dan Oknum Ketua salah satu LSM,” Ucapnya.

Adapun Kronologis dugaan kasus tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada Tahun 2017 terdapat kegiatan penyaluran bantuan berupa beras dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar untuk masyarakat yang berada di wilayah Kab Ciamis yaitu 19 desa dan 2 yayasan sebanyak 66.914 kg beras Rp 8.865 atau sebesar Rp 593.192.610, namun dalam pelaksanaan penyaluran tersebut tidak sesuai Pergub No 27 tahun 2013 pasal 10 yang berbunyi penyaluran bantuan beras sebagai cadangan pangan pokok daerah dilaksanakan untuk kelompok sasaran penerima bantuan,” Jelas Bismo.

Namun faktanya ada sebagian dari bantuan beras tersebut sebanyak 19914 kg telah dijual dengan harga Rp 8.865 atau sekitar Rp 176.537.610, dan juga telah terjadi selisih kekurangan penyaluran beras bantuan yang tidak disalurkan 9.680 kg seharga Rp 8.865 dengan total senilai Rp 85.813.200,” Kata Bismo.

“Adapun total kerugian negara hasil audit dari Inspektorat sejumlah Rp 262.350.810.

Kapolres Ciamis juga menjelaskan, untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya mengumpulkan barang bukti DPA kegiatan RTM ODP penguatan ketersediaan dan cadangan pangan anggaran 2016, nota dinas penerima manfaat bantuan, hingga surat perintah penyerahan barang, kemudian pihaknya juga memeriksa 23 orang saksi,” Jelasnya.

Saat ini ada satu lagi anggota dari LSM tersebut yang masih menjadi DPO, kini kedua Pelaku dijerat dengan UU No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi Pasal 2 dan Pasal 3 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, Polisi pun kini sudah melimpahkan kasus tersebut kepada pihak Kejaksaan,” Pungkasnya.

Jurnalis : Tim

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here