Beranda Advetorial Bejat, Bunga Digilir Saat Tak Sadarkan Diri

Bejat, Bunga Digilir Saat Tak Sadarkan Diri

64
0

KAB PANGANDARAN, fokuspriangan.com – Malang betul nasib Bunga gadis berusia (17) yang masih duduk dibangku sekolah di salah satu SMA di Kabupaten Pangandaran ini harus rela menelan pengalaman pahitnya yang telah menghancurkan hidup masa depannya.

Usut punya usut, Tersangka Wanita Paruh Baya berinisial E (56) tersebut tega menjual Bunga pada pria hidung bilang dalam keadaan pengaruh alkohol yang sebelumnya telah dipersiapkan E untuk mencekoki miras pada Korban hingga tak sadarkan diri, tak hanya sampai disitu E mempersilahkan pada beberapa pria hidung belang untuk menyetubuhinya, hingga Bunga digilir secara bergantian pada waktu itu.

Berdasarkan keterangan Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso SH SIK MH dalam Jumpa Pers di Mapolres Ciamis, (21/12/2018), bahwa Tersangka E (56) merupakan seorang germo yang telah memberikan fasilitas bisnis mesum di wilayah Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dan Satreskrim juga mengamankan tersangka lagi seorang perempuan berinisial H yang merupakan teman main Korban yang ikut berperan dalam hal ini serta menangkap pelaku lain bernama AG (24) pria hidung belang yang telah memesan Korban,” Ucapnya.

“Tersangka H ini berperan untuk mencari perempuan berdasarkan intruksi dari si E yang merupakan seorang germo.

Kapolres Ciamis juga menjelaskan bahwa sebelum disetubuhi oleh pria hidung belang, Bunga terlebih dahulu diajak minum minuman keras hingga mabuk dan tak sadarkan diri di rumah kediaman E, setelah Korban tak sadarkan diri, Tersangka E mempersilahkan Pelaku AG untuk membawa korban kedalam kamar dan disetubuhi,” Jelas Bismo.

“Tidak hanya sampai disitu datang lagi 2 orang pria hidung belang yang sebelumnya telah berkomunikasi dengan si E yang merupakan seorang germo tersebut untuk menyetubuhi Bunga, setelah berhasil menyetubuhi Korban para pelaku memberikan Uang Rp 250.000 pada korban, tarif tersebut korban dijatah Rp 150.000, dan kedua pelaku E dan H mendapat bagian masing masing Rp 50.000.

Sadar dan mengetahui telah disetubuhi 3 laki laki dalam waktu bersamaan, korban mengadu pada orangtuanya, disinilah awal kasus bisnis lendir ini terbongkar, Satreskrim langsung meluncur melakukan penangkapan, dan 2 orang lagi pria hidung belang masih DPO,” Ujar Bismo.

AKBP Bismo juga mengaku saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap kasus eksploitasi anak dibawah umur ini, Ketiga pelaku dijerat UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara,” Pungkasnya.

Jurnalis : Tony Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here