Beranda Advetorial BPJS Kesehatan Gelontarkan 11 Triliun Untuk Bayar Rumah Sakit

BPJS Kesehatan Gelontarkan 11 Triliun Untuk Bayar Rumah Sakit

76
0

KOTA BANJAR, fokuspriangan.com – BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar 11 triliun untuk membayar hutang klaim, jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit. Di luar itu BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp. 1,1 triliun dalam bentuk dana FKTP (Kapitasi Kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama).

“Sampai hari ini tagihan klaim Rumah Sakit yang lolos verivikasi dan sudah jatuh tempo, akan di bayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayaran di sesuaikan dengan catatan kami Rumah Sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan di peroses terlebih dulu, upaya menuntaskan pembayaran Fasilitas Kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan”, kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar Jayadi, (16/4/2019).

Menurut Jayadi, setiap tanggal 15 merupakan tanggal Pembayaran Kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan Rumah Sakit di bayar BPJS Kesehatan pada hari berikutnya hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin di lakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

“Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke Fasilitas Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat di lakukan paling lambat hari ini juga kami sudah berkoordinasi dengan perbankan, sehingga kami bisa memantau dan memastikan Fasilitas Kesehatan di wilayah kerja kami telah di bayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku”, tegas Jayadi.

Jayadi mengatakan dengan di bayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan di harapkan pihak Fasilitas Kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Jayadi juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN – KIS.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Fasilitas Kesehatan yang melayani peserta JKN – KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sebagaimana yang di atur dalam regulasi yang di tetapkan pemerintah. Dengan demikian di harapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung, Rumah Sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman “, ucap Jayadi.

Jayadi juga menginformasikan bahwa program JKN – KIS yang di kelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja. Ia mengatakan apabila terdapat kekurangan, hendaknya dapat di perbaiki bersama – sama. Menurut nya jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistis, lalu di generalisir sementara sangat banyak peserta JKN – KIS yang terlayani dengan baik.

“Kedepannya Insya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas program JKN – KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus di perbaiki. Kami berterimakasih kepada penyedia layanan (Provider) sekaligus mohon maaf serta apresiasi atas kerjasama, pengertian dan kesabarannya selama ini”, imbuh Jayadi.

Sebagai informasi khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Banjar terdapat 150 FKTP, terdiri dari 62 Puskesmas, 48 Klinik, 37 DPP, 3 drg, dan 16 FKRLT terdiri dari 7 Rumah Sakit, 7 Optik, 2 Apotik yang telah di bayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat, adapun total pembayaran yang di lakukan KC Banjar adalah sebesar Rp. 32.922.163.182 .- sepanjang bulan April 2019,” Pungkasnya.

Jurnalis : Tony Z

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here