Beranda Advetorial Terungkap, Identitas Mayat Perempuan, Ternyata Karyawan Pabrik Wig berinisial WN

Terungkap, Identitas Mayat Perempuan, Ternyata Karyawan Pabrik Wig berinisial WN

103
0

FOKUS KAB CIANJUR. (Fp) – Penemuan mayat perempuan tanpa identitas, sekitar empat hari ke belakang, yang sebelumnya ditemukan di sungai Citarum, Kampung Pasir Baru RT 01 RW 06, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi membuat geger publik alhasil ternyata bernama WN (24), lahir di Cianjur, 06 September 1994, seorang karyawan swasta pabrik wig, warga Kampung Pasirleutik RT 03 RW 02, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku.

Ayah korban mengatakan, WN tidak pulang sudah 2 hari kerumah tidak ada kontak sama keluarga di rumah,” ucap ayah WN pada fokuspriangan, Minggu (21/07/19).

Sementara Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto mengatakan, sudah ada identitasnya dan sedang terus dalam pengembangan. Nanti lihat dari hasil cek bagian pihak forensik RSUD Cianjur gimana dan seperti apa.

“Artinya masih dalam penyelidikan sambil disesuaikan dengan hasil otopsi dari RSUD Sayang,” jelasnya.

Satuan Reskrim Polres Cianjur, setelah berusaha keras akhirnya berhasil mengidentifikasi mayat perempuan, lalu menyelidiki bekas luka di bagian tangan dan leher. Namun belum tahu menemukan bekas luka di bagian leher dan tangan, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan apakah mayat tersebut merupakan korban dugaan pembunuhan atau kontek lain unsurnya.

AKP Budi Nuryanto menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Bojongpicung sudah melakukan langkah terkait penemuan mayat perempuan di Sungai Citarum tersebut. Ada bekas luka di leher dan tangan, tapi belum bisa menyimpulkan saat ini.

“Karena perlu penelusuran dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Bojongpicung AKP Muhamad Nur menyampaikan, mayat perempuan ditemukan di sungai tersebut memiliki ciri berambut panjang pirang, jaket putih, berbaju merah, dan celana jeans biru. Awalnya ditemukan warga saat itu sedang mencari ikan di Sungai Citarum. “Tinggi badan ada sekitar 150 sentimeter,” pungkasnya.

Jurnalis : Tomi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here