Beranda Fokus Kota Banjar Yonif Raider 323/BP bebaskan Sandera dari bus yang dibajak

Yonif Raider 323/BP bebaskan Sandera dari bus yang dibajak

57
0

KOTA BANJAR.FOKUSPRIANGAN.COM – Suasana di Terminal Tipe A Kota Banjar mendadak tegang saat Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) Yonif Raider 323/BP Kostrad membebaskan sandera dari sebuah Bus yang dibajak.

Sempat terjadi Kejar kejaran dan baku tembak antara komplotan pembajak dengan Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad.

Kejadian tersebut berawal dari Pos Gatur Jembar, dimana para pembajak yang diberhentikan oleh pihak Kepolisian melawan untuk tidak mau di periksa. Komplotan pembajak melawannya dengan melesatkan sebuah tembakan kepada pihak Kepolisian, dan direspon balik oleh pihak Kepolisian.

Insiden baku tembak yang terjadi, pihak Kepolisian kemudian meminta bantuan kepada Yonif Raider 323/BP Kostrad. Dengan cepat, Satuan Penanggulangan Teror bergerak mengejar komplotan pembajak tersebut.

Dalam waktu singkat Satuan Gultor Yonif Raider 323/BP Kostrad kemudian berhasil melumpuhkan para komplotan. Dan berhasil membebaskan para sandra dengan selamatkan.

Kepanikan warga masyarakat disekitar lokasi kejadian baku tembak antara komplotan pembajak dengan Satuan Penanggulangan Teror Yonif Raider 323/BP Kostrad berangsur kembali tentram dan damai. Manakala telah berhasil dilumpuhkan komplotan pembajak.

Aksi yang terjadi tersebut merupakan bagian dari pelatihan prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad dalam simulasi pembebasan sandra di dalam bus. Hal itu diungkapkan Komandan Batalyon Infanteri Raider 323/BP Kostrad, Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol., usai kegiatan, Rabu (11/9/2019).

Mayor Inf Afriandy mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan latihan rutin yang dilaksanakan oleh para prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad. Salah satunya yakni dengan latihan pembebasan tawanan di sebuah bus.

“Tujuan dari latihan ini adalah untuk memelihara kemampuan perorangan dan kemampuan di dalam satuan itu sendiri. Kita harus siap siaga mampu dalam waktu dan tempat kontijensi yang berbeda-beda,” ungkapnya.

Untuk latihan tersebut, Mayor Inf Afriandy menjelaskan bahwa sudah dilaksanakan selama dua minggu. Namun tiga hari ini merupakan latihan puncaknya.

“Kita belajar dan mengajarkan tempat-tempat yang berbeda-beda. Tadi malam adalah bangunan, hari ini Bus, dan nanti malam didalam kereta api yang sedang berjalan,” ujarnya.

Mayor Inf Afriandy berharap, dengan latihan yang dilakukan para prajurit ini dapat meningkatkan kemampuan perorangan maupun satuan ataupun tingkat kompi prajurit Raider 323 Buaya Putih. “Saya memiliki harapan kepada prajurit-prajurit saya siap pakai untuk segala kontijensi yang ada. Kalau harapan dihadapan masyarakat saya menunjukan bahwa kami Yonif Raider 323 siap untuk melindungi masyarakat dan tentunya Neara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Jurnalis : HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here