Fokus Kab Tasik Hukum dan Kriminal Sosial

Cucu Yang Bunuh Neneknya Sendiri Akhirnya Berhasil Tertangkap

FOKUS KAB.TASIK (FP) – Peristiwa pembunuhan sadis yang dilakukan seorang Cucu terhadap neneknya sendiri hanya karena tidak diberi pinjaman yang terjadi pada tanggal 22 Oktober 2019 yang lalu dirumah korban yang diketahui bernama Enyu yang beralamat di wilayah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya akhirnya menemukan titik terang.

Setelah buron sekitar 6 bulan, pelaku yang diketahui berinisial AY (25) akhirnya hari Minggu (22/03/2020) berhasil diamankan anggota Satreskim Polres Tasikmalaya di persembunyiannya di kawasan Banyuasin, Sumatra Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo Tarigan S.IP saat rilis hari Senin (23/03/2020) menyampaikan berkat usaha keras timnya akhirnya tersangka pembunuhan sadis seorang nenek yang terjadi beberapa bulan ke belakang akhirnya berhasil ditangkap.

“Tim kami untuk mencapai ke lokasi persembunyian tersangka harus melewati sungai selama 45 menit. Sewaktu diinterogasi oleh petugas , pelaku mengakui dirinya melakukan hal tersebut dikarenakan kesal kepada Neneknya karena tidak diberi pinjaman uang sebesar Rp 200.000,-. Padahal saat itu korban memiliki uang tunai jutaan rupiah serta perhiasan emas,” katanya.

AY merasa Neneknya pelit untuk dipinjamin uang, padahal AY saat itu membutuhkan uang untuk membayar utang sebesar Rp 1 juta. Selain itu AY meminjam uang juga untuk dipakai menjenguk anaknya yang berada di Banyuasin, Sumatra Selatan, tambahnya.

“Sesaat sebelum menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura menginap dirumah korban. Pada saat itu AY mencuri uang tunai dan perhiasan emas milik korban , namun naas sebelum tersangka kabur membawa hasil curiannya, korban memergoki perbuatannya. Merasa malu kepergok, AY akhirnya membekap korban menggunakan bantal dan selimut bagian mulut dan wajahnya sehingga kesulitan bernafas. Saat itu sang Nenek sempat bilang Istighfar Jang, istighfar, namun karena kalap dan butuh uang akhirnya saya habisi nyawa nenek dengan cara dibekap. Setelah melakukan pembunuhan AY langsung menuju Banyuasin. Dalam masalah ini Polisi sita barang bukti berupa selimut, pakaian korban serta barang yang dibeli pelaku dari hasil mencuri. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal KUH Pidana pasal 362 dan 339 ancaman kurungan seumur hidup,” katanya.

Jurnalis : Tim

Flag Counter