Fokus Kota Tasik Pemerintahan Sosial

Masyarakat Diminta Jangan Menganggap Sepele Soal Covid 19, Kini Kota Tasik Dalam KLB

FOKUS KOTA TASIK (Fp) – Bertempat di Balekota Tasikmalaya, Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menggelar konferensi pers dengan sejumlah awak media terkait kondisi terkini Corona Virus Disease (Covid 19) di Kota Tasikmalaya dan langkah-langkah yang diambil untuk mengantisipasi penularan virus Corona, Rabu (25/03/2020).

Tampak hadir Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman, Wakil Walikota Tasikmalaya Drs HM Yusuf, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan Hasannudin M.Si, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana, Danlanud Wiriadinata Letkol Nav Ali Sudirman Pasaribu SH, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto S.IK, Kalak BPBD/ Wakil Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat, Direktur RSUD dr Soekardjo dr Wasisto

Pada kesempatan tersebut, Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menyampaikan bahwa Corona Virus Disease (Covid 19 ) merupakan Pandemi global yang saat ini melanda Indonesia dan juga dunia.

“Untuk Kota Tasikmalaya sendiri menurut data Covid 19 per tanggal 24 Maret 2020 pukul 10.00 WIB Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada sebanyak 116 dinyatakan sehat 8 orang, sisanya 98 orang masih dalam pemantauan, tidak dirawat tetapi tinggal dirumahnya terapi terus dipantau oleh petugas kesehatan setiap hari perkembangannya. Sedangkan yang kita tetapkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) ada sebanyak 10 orang, yang 4 terdiri dari 1 orang dinyatakan selesai yang 3 orang lagi juga bisa pulang namun kita masih pantau, jadi PDP ada 6 orang yang berada di 4 rumah sakit di Kota Tasikmalaya. Selain itu pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa di Kota Tasikmalaya, memang ini yang tidak kita harapkan ternyata dari hasil laboratorium dari 5 sampling yang kita serahkan, 3 samling sudah dapat hasil yakni 2 negatif, 1 dinyatakan positif. Sedangkan yang 2 lagi masih menunggu hasil dari labkes Bandung. Ini keprihatinan kita semua, tetapi kita tetap selalu berusaha dan berdoa mudah-mudahan semua diberi kesehatan. Dengan adanya warga yang positif maka kewajiban kita mentracking dari pada yang kontak erat dengan yang positif Corona. Petugas
mendata sudah ada sekitar 71 orang yang melakukan kontak erat yang sedang kita traking saat ini sedang dalam pemantauan,” katanya

Setelah adanya warga Kota Tasikmalaya yang dinyatakan positif Corona, oleh karenanya sesuai Keputusan Menteri Kesehatan no HK 01 07/Menkes 104 tahun 2020 tentang penetapan Novel Corona Virus sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya, maka kami selaku Kepala Daerah dan Muspida dan Gugus Tugas sudah menetapkan Kota Tasikmalaya dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). statusnya tidak lagi siaga tetapi sudah tanggap darurat, lanjutnya.

“Harapan kami kepada warga Kota Tasikmalaya benar-benar mengikuti dan melaksanakan dari pada himbauan-himbauan dari Pemerintah baik dari pusat dan daerah termasuk surat edaran yang telah kami sosialisasikan. Yang terutama kesadaran masyarakat. Salah satu strategi adalah menjaga jarak diantara masyarakat, ini penting. hindari kerumunan hal ini guna memotong rantai penyebaran virus Corona. Jangan menganggap sepele hal ini, gerakkan terus PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat),” ujar Walikota.

Jurnalis : H Amir

Flag Counter