Fokus Kab Tasik Sosial

Dampak Wabah Corona Dan Pasar Hewan Ditutup Sementara, Pedagang Pasar Hewan Manonjaya Mengeluh

FOKUS KAB TASIK. (Fp) – Terhitung mulai hari Rabu (01/04/20), Pasar Hewan Manonjaya ditutup untuk sementara. Penutupan sementara tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Tasikmalaya

Akibat penutupan tersebut, para peternak maupun bandar yang biasa menjual hewan ternaknya di Pasar Hewan Manonjaya mengaku kesulitan.

Para pedagang dari berbagai pelosok daerah ini, yang selalu menjajakan hewan ternaknya tersebut mengeluh semenjak merebak nya penularan virus corona (Covid 19), karena dagangannya sepi pembeli.

Saat ditemui dikantornya Plt Kepala UPTD Pasar Hewan Manonjaya Kab Tasikmalaya, Eka Rostika Ningsih S.Ip, mengatakan, langkah ini atas dukungan kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid 19. UPTD Pasar hewan kab Tasikmalaya, mengeluarkan pengumuman sesuai, PP.No.21, tahun 2020, tentang pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penyebaran virus Corona Covid 19, tanggal 31-Maret-2020. dan Maklumat Kepala kepolisian RI No.Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona Covid 19, serta intruksi kepala Dinas pangan, pertanian dan perikanan kab Tasikmalaya tahun 2020. Mulai tanggal 01s/d 18 April 2020 ditutup sementara, Apabila dikemudian hari ada perubahan akan kami ditinjau dan di umumkan kembali, mohon maaf atas ketidak nyamanannya, berdasarkan hal tersebut maka diberitahukan dengan hormat kepada seluruh pedagang penjual ataupun pembeli hewan ternak yang setiap hari Rabu dilakukan transaksi jual beli hewan ternak dipasar hewan Manonjaya kab Tasikmalaya, di tutup sementara,”ucap Eka, Rabu (01/04/20) diruangan kerjanya.

Sementara, Usep selaku pedagang sapi,” Saya sudah berjualan di pasar hewan ini sudah berjalan lama, tapi baru kali ini, terasa sekali susah menjajakan dagangan, kalau biasa nya saya bawa sapi 4 ekor dan 3 ekor kerbau itu laku semua, tetapi semenjak wabah corona melanda dagangannya tidak laku, sementara pengeluaran untuk berangkat dari rumah/ kandang, sampai kepasar hewan Manonjaya tidak bisa tertutupi/alias rugi,”katanya.

Usep berharap, wabah penyakit virus Corona Covid 19 ini segera berlalu dan kembali normal seperti sediakala,”harapnya.

“Guna antisifasi pecegahan penyebaran virus Covid 19, pengurus pasar hewan Manonjaya, menyemprotan cairan Desinfektan kesetiap pengunjung/pedagang yang masuk dan keluar dari area lokasi pasar hewan.

Jurnalis : Ade Joe

Flag Counter